Solok.sorothukum.com-Sabtu tgl 11-4-2026, Dasrianto sebagai Pemilik Bebek Saung menyampaikan bahwa bebek saung bukan tergolong Restauran Mewah atau Elit … harga satu porsi makan lauk ayam rp 25.000,- Bebek rp 35.000,- usaha yg sama , pecel kaki lima tenda tenda pinggir jalan pun segitu, dibandingkan dengan harga satu gelas Kopi rp 21.000 bahkan lebih , dengan dikonfersikan tentu pajaknya tidak sama.ujar.Dasrianto
Dasrianto juga menyampaikan, RM Bebek Sauang adalah RM pertama/ penerima perdana Launching Tapping Box di Kabupaten Solok, Kita bersedia agar PAD bisa bertambah dan bisa memberikan contoh untuk RM lainnya,Kita masih dalam percobaan, Yang sebelum nya belum pernah ada/ belum maksimal pungutan pajak restoran di Kab. Solok, itu menandakan Kita sebagai owner dan sekaligus Pejabat/ Anggota DPRD patuh dan taat pajak serta ikut berpartisipasi untuk peningkatan PAD. Seharusnya Bidang atau Dinas terkait mendampingi, membina, evaluasi, dan mengembangkan. Ujar.Dasrianto
Kita tidak bisa membandingkan dua jenis usaha dengan produk berbeda, BS mempekerja kan 34 orang karyawan ( untung tipis Padat karyawan rame pembeli ) tentu beda dengan resto kopi yg mempekerjakan hanya 4 sdgn 6 orang karyawan saja.ujar.Dasrianto
Bebek Saung sabagai penerima perdana launching tapping box di kabupaten solok, yg sebelum nya belum pernah ada pungutan pajak restoran di kab solok, itu menandakan kami sebagai Pengelola, sekaligus Pejabat patuh dan taat pajak serta ikut berpartisipasi untuk peningkatan PAD kab solok,bahkan sebagai anggota Badan Angaran ikut merumuskan sumber sumber PAD Kab solok,
Pertanyaannya,??kita sebagai warga wajib pajak,
Apakah karyawan yg tiga puluh orang lebih ini akan terancam
Ketidak pastian kerja karna pelanggan Bebek Saung berkurang nantinya,dikarnakan harga makanan mahal karna ditambah pajak ..!!! Tentu tidak dan itu kami kesampingkan demi pajak tetap terpungut dan usaha tetap jalan sebagai mana mestinya,karna itulah pungsi kami sebagai pemilik usaha.ujar.Dasrianto
Selain dari itu hendak nya kita update juga lah dalam penggalian Data, Memberlakukan pajak restauran yg tebang pilih seharusnya nya disitu kita kritis Dan bersuara,ujar nya”
Klau kita mencermati tumbuh kembangnya Bebek Saung yg baru seumur jagung dan telah mampu berkotribusi terhadap kabupaten ini, tentu ini hal yg baik, loyal sepenuh nya disesuaikan dengan kesanggupan usaha yg sedang dikelola, menaungi 34 orang karyawan wajib di prioritaskan , jujur sebenar nya saya sedikit malu dengan cara pandang kawan menilai usaha ini, terkesan kita hanya melihat serta menghitung hasil dan keutungan nya saja apakah kita tidak bisa menilai sejak pertama dirintis masih lilin kecil ( lokasi tugu ayam )yg sekarang sudah mampu mempekerjakan 30 orang lebih , gimana Perjuangan dan kerja keras agar BS tetap bertahan…
Banyak kondisi yg tidak tersampaikan dan mungkin tidak semua orang bisa memahami.Ujar.Dasrianto(AR86)













Komentar