oleh

Raih Prestasi Nasional, Lapas Pekanbaru Ikuti Tasyakuran HBP ke-62

-Update-65 Dilihat

Sorot Hukum com –Pekanbaru, – Seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) secara virtual. Kegiatan terpusat di Auditorium Prof. Muladi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (27/04).

 

Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, peringatan HBP ke-62 tahun ini menjadi momentum untuk menegaskan komitmen seluruh jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata serta pelayanan terbaik kepada warga binaan dan masyarakat.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto beserta Ibu Evi Agus Andrianto, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta jajaran Pimpinan Tinggi Madya. Turut hadir pula para tamu undangan dari berbagai kementerian dan stakeholder terkait.

 

Kegiatan diawali dengan laporan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang menyampaikan capaian dan perkembangan kinerja pemasyarakatan. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan sejumlah kementerian dan mitra strategis sebagai bentuk penguatan sinergi antar lembaga.

 

Dalam rangkaian acara, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga memberikan penghargaan kepada berbagai kategori, meliputi UPT Terbaik (Bapas, Lapas, dan Rutan), Pegawai Berprestasi, pemenang lomba Hari Bakti Pemasyarakatan (Dapur Terbaik dan Klinik Terbaik), serta mitra dan tokoh yang berkontribusi dalam bidang pemasyarakatan. Pada kesempatan tersebut, Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Pekanbaru berhasil meraih Juara II sebagai Klinik Terbaik tingkat nasional.

 

Selain itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan turut menyerahkan bantuan berupa gerobak usaha kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan serta bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

 

Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menekankan pentingnya transformasi pemasyarakatan yang semakin humanis, profesional, dan berintegritas. Ia menyampaikan, “Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik, yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak harus terus kita tingkatkan.”

 

Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026.

 

Partisipasi aktif seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta kontribusi positif kepada masyarakat.  Red Andi putra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *