oleh

Wujudkan 15 Program Aksi Kementeri Imipas, Lapas Bengkalis Akselerasi Ketahanan Pangan Melalui Panen Raya dan Pemberdayaan Warga Binaan

-Update-18 Dilihat

⚖️Sorothukum.com BENGKALIS – Jajaran Seksi Bimbingan Kerja (Bimker) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menggelar aksi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM melalui berbagai kegiatan pembinaan kemandirian rutin bagi warga binaan pada Rabu (15/04). Dimulai sejak pukul 08.30 WIB, kegiatan produktif ini mencakup panen ikan patin, pembersihan area perkebunan, hingga perawatan intensif di sektor peternakan yang dilaksanakan di lingkungan internal maupun eksternal Lapas. Program ini dijalankan sebagai implementasi 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) dalam menciptakan kemandirian ekonomi melalui sektor pertanian, perikanan, serta industri kreatif seperti Tenun Lejo dan pembuatan roti di Gerai Roti Merdu.

Aktivitas pembinaan ini berfokus pada hilirisasi hasil budidaya, di mana para warga binaan melakukan pemanenan ikan patin yang telah memasuki usia konsumsi serta pemberian pakan rutin bagi kolam lele. Selain sektor perikanan, kebersihan lingkungan juga menjadi prioritas melalui pembersihan lahan kebun dan area kantor guna menjaga ekosistem kerja yang sehat. Di sisi lain, jajaran peternakan tetap konsisten melakukan pembersihan area dan pemberian pakan hewan ternak guna memastikan kualitas produksi yang optimal.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi besar untuk membekali warga binaan dengan keahlian praktis yang bernilai ekonomis tinggi. Beliau memastikan bahwa setiap proses diawasi secara ketat oleh petugas Bimker agar sesuai dengan standar prosedur yang berlaku. “Kami bergerak cepat melaksanakan arahan Bapak Menteri melalui program akselerasi Kementerian IMIPAS. Fokus kami adalah pemberdayaan warga binaan agar mereka menjadi individu yang produktif dan mampu berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional. Apa yang kita lakukan hari ini, mulai dari panen ikan hingga perawatan kebun, adalah bukti nyata bahwa Lapas Bengkalis siap mendukung 15 program aksi Kementerian Imipas,” ujar Priyo Tri Laksono.

Selain sektor agribisnis, Lapas Bengkalis terus mematangkan potensi UMKM melalui produksi Tenun Lejo dan produk olahan Gerai Roti Merdu yang telah dikenal oleh masyarakat. Seluruh kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekaligus menjadi modal sosial bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat nantinya.

Keseluruhan rangkaian kegiatan pembinaan kemandirian ini terpantau berjalan dengan sangat baik, aman, dan kondusif. Melalui konsistensi dalam pembinaan rutin ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis berkomitmen untuk terus menjadi sentra produktivitas yang berintegritas dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional dari balik jeruji besi.

#humaslapasbengkalis

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *